Rabu, 09 Juli 2008
Memasuki Bulan Juli ini setidaknya 11 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro mulai dilanda kekeringan. Demikian seperti yang disampaikan oleh Kepala Badan Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Sosial (BKB Kessos) M. Maftuch melalui Kasi Bagian Urusan Sosial Badan KB dan Kessos Bojonegoro, M. Masjkur saat dikonfirmasi Humas, Rabu (2/7) kemarin.
Dijelaskan berdasarkan laporan yang ada kekeringan di Kabupaten Bojonegoro terjadi di 11 desa di 4 kecamatan. Menurut Masjkur, 11 desa di 4 Kecamatan yang mulai dilanda krisis air bersih yakni Desa Kaliombo, Donan dan Kuniran Kecamatan Purwosari, Desa Leran, Mayanggeneng, Katur, Sumengko dan Beged Kecamatan Kalitidu dan Desa Sendangharjo, Kolong dan Mbutoh Kecamatan Ngasem . Menjawab pertanyaan Humas tentang penanganan krisis air bersih di 11 desa, Masjkur mengungkapkan, apabila ada laporan resmi dari pihak desa dan ada permintaan maka pihaknya akan segera mendistribusikan air untuk wilayah tersebut. Dikatakan, pasokan air yang didistribusikan dengan kendaraan tangki dengan kapasitas 5000 liter.
Masjkur menambahkan, berdasarkan laporan kesulitan air bersih yang melanda di Kecamatan Kalitidu, Ngasem dan Purwosari tidak biasanya . Karena pada tahun-tahun sebelumnya kecamatan tersebut tidak pernah dilanda kekeringan apalagi saat ini adalah baru awal memasuki musim kemarau. Diperkirakan kekeringan akan semakin meluas, karena seperti tahun-tahun sebelumnya kekeringan juga terjadi di beberapa wilayah lain. Dikatakan setidaknya saat ini terdapat setidaknya beberapa Kecamatan juga rawan kekeringan. Beberapa desa tersebut diantaranya adalah Desa Sugihwaras, Wedoro, Kedungdowo, Nglayang Kecamatan Sugihwaras, juga Desa Geger, Dayukidul dan Kedungdowo Kecamatan Kedungadem. Disamping juga Desa Jatimulyo, Ngamongan, Kalisumber dan Turi Kecamatan Tambakrejo, yang semualnya berada di wilayah selatan Bojonegoro.. (Humas)
Please leave a reply...