Selasa, 08 Juli 2008
Apabila beberapa waktu lalu kekeringan di Kabupaten Bojonegoro hanya 11 desa di 4 Kecamatan, memasuki Bulan Juli ini kekeringan semakin meluas yakni meliputi 46 desa di 15 Kecamatan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Sosial (BKB Kessos) M. Maftuch melalui Kasi Bagian Urusan Sosial Badan KB dan Kessos Bojonegoro, M. Masjkur saat ditemui Humas, Selasa (8/7) pagi tadi disela-sela Rapat Koordinasi pencairan BLT.
Dikatakan bahwa kekeringan di Kabupaten Bojonegoro saat ini mencapai kurang lebih 46 desa di 11 Kecamatan diantaranya Kecamatan Purwosari, Kalitidu, Ngasem, Temayang, Bubulan dan beberapa kecamatan lainnya. Menurut Masjkur, beberapa desa yang diantaranya dilanda kekeringan antara lain, Desa Kaliombo, Donan dan Kuniran Kecamatan Purwosari, Desa Leran, Mayanggeneng, Katur, Sumengko dan Beged Kecamatan Kalitidu dan Desa Sendangharjo, Kolong dan Mbutoh Kecamatan Ngasem. Dan Desa Sugihwaras, Wedoro, Kedungdowo, Nglayang Kecamatan Sugihwaras, juga Desa Geger, Dayukidul dan Kedungdowo Kecamatan Kedungadem. Disamping juga Desa Jatimulyo, Ngamongan, Kalisumber dan Turi Kecamatan Tambakrejo. Menurut Masjkur, jumlah ini diperkirakan akan semakin meluas karena musim kemarau belum memasuki puncahnya. Hanya saja sebagai antisipasi kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro, BKB Kessos telah menyiapkan armada untuk melakukan pendistribusian air bersih.
Ditambahkan, Masjkur, bahwa pihanya telah menyiapkan kurang lebih 4 armada truk tangki dengan kapasitas air bersih 5000 liter air bersih. Hanya saja, yang saat ini dioperasikan ada dua yakni satu armada milik kantor KB Kessos dan Dinsos Propinsi. Sedangkan dua diantaranya adalah milik PDAM dan Kantor Bakorwil. Untuk dua armada ini, lanjut Masjkur, baru diturunkan apabila pihaknya sudah mulai banyak permintaan pendistribusian air bersih, Karena sampai saat ini yang mengajukan masih belum begitu banyak maka masih menggunakan 2 armada milik BKB Kessos. Diakhir penjelasannya kepada Humas, Masjkur mengungkapkan bahwa pihaknya akan melayani setiap permintaan air selama ada permintaan resmi dari desa dan Kepala Desa. Dan saat ini setiap hari pihaknya melakukan pendistribusian air disejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro . (Humas)
Please leave a reply...